Logo Saibumi

Prihatin, Warga di Lampung Perbaiki Sendiri Jalan Provinsi yang Rusak 

Prihatin, Warga di Lampung Perbaiki Sendiri Jalan Provinsi yang Rusak 

Foto: Dokumentasi perbaikan jalan yang dilakukan | Istimewa

Saibumi.com (SMSI), Bandar Lampung - Sekelompok Warga di Kabupaten Way Kanan, Lampung, memilih memperbaiki jalan secara swadaya. Hal tersebut dilakukan setelah bertahun-tahun akses jalan Provinsi yang rusak belum diperbaiki. 

 

Adapun sekelompok warga tersebut, menamakan diri Gema Pijar yang berartikan Gerakan Masyarakat Peduli Jalan Raya. 

BACA JUGA: RAZER MEMPERKENALKAN LINI NOMMO V2 – RASAKAN PENGALAMAN AUDIO YANG KUAT DENGAN SPEAKER GAMING PC TERBAIK

 

"Jadi tempat kami kan di ujung, ujung Kecamatan dan berbatasan dengan Kabupaten Lampung Timur. Jadi jalan kami ini pernah diperbaiki, sering juga. Namun beberapa tahun ini absen diperbaiki," ungkap salah satu Anggota Gema Pijar bernama Wahyudi, Jumat (19/5/2023). 

 

Lebih lanjut Wahyudi menuturkan, atas dasar keprihatinan Jalan Provinsi yang tak kunjung diperbaiki, pihaknya pada 1 Oktober 2022 masyarakat yang di komandoi oleh Bapak Haji Sultoni salah satu tokoh, membuat sebuah komunitas (Kelompok) namanya Gema Pijar (Gerakan Masyarakat Peduli Jalan Raya). 

 

"Dari situ karena kita takut kalau bergerak nanti berbenturan dengan hukum. Maka kita buat, badan hukumnya jadi Gema Pijar adalah sebuah perkumpulan yang bergerak memelihara, dan mengajak masyarakat untuk ikut andil dalam perbaikan-perbaikan jalan itu kami sahkan di 2022/2023," jelasnya. 

 

Kemudian, Wahyudi juga memaparkan dari bulan Januari 2023 pihak telah memperbaiki empat titik seperti gorong-gorong, area Jembatan Lumbatan, jalan ke arah PT SMI, Jalan Penghubung Kecamatan Pakuon Ratu hingga Kecamatan Bahuga. 

 

"Alhamdulillah kita bikin gorong-gorong dijalan utama (Jalan Provinsi) yang tadinya menggenang bisa lewat lagi. Terus, di area Jembatan Lumbatan karena jalan itu banyak anak sekolah yang terjatuh Alhamdulillah sudah kita perbaiki. Nah, ketika masuk bulan ramadhan kita memperbaiki jalan yang sempat viral namanya Behima, jalan penghubung Kecamatan Pakuon Ratu dan Kecamatan Bahuga," tuturnya. 

 

Disinggung, biaya dalam perbaikan jalan tersebut, Wahyudi menjelaskan, bahwa untuk biaya benar-benar dari swadaya masyarakat. 

 

"Dananya, alat berat itu yang dimiliki oleh Pak Haji Sultoni karena beliau pengusaha. Jadi itu punya beliau pribadi. Jadi untuk operator, bensin dan lainnya itu selama ini dilakukan oleh beliau sendiri," ujarnya. 

 

"Kami pelaksana itu membuat perencanaan dan jadwal setelah itu mengajak masyarakat khususnya aparatur pemerintah yang ada di kampung kami untuk memperbaikinya. Dananya, semuanya dari pak Haji Sultoni. Selain itu, dana nya ada juga yang menyumbang. Sehingga timbullah kesadaran masyarakat," pungkasnya. (*)

BACA JUGA: RAZER MEMPERKENALKAN LINI NOMMO V2 – RASAKAN PENGALAMAN AUDIO YANG KUAT DENGAN SPEAKER GAMING PC TERBAIK

Saibumi.com

merupakan portal berita Indonesia, media online Indonesia yang fokus kepada penyajian berbagai informasi mengenai berita online Indonesia baik dalam bentuk news (berita), views (artikel), foto, maupun video.

Newsletter Saibumi

BERLANGGANAN BERITA